Senin, 25 Mei 2020

Kalimah Maaf Yang Mewarnai Idul Fitri






    Hari Raya Idul Fitri pastilah diwarnai dan dimeriahkan dengan ucapan maaf. Semua orang akan mengucapkan permintaan dan pemberian maaf. Baik usia yang belia sampai usia lanjut. Suasana seperti ini akan disayangkan apabila hanya sekedar ucapan saja, namun hal tersebut lebih baik daripada yang tidak mengucapkan. 

   Nabi Muhammad SAW bersabda : kullu bani aadamaa khottouun, wa khoirul khottoiina attaibuun. Artinya : setiap anak turun Nabi Adam (manusia) mempunyai kesalahan, dan sebaik-baik orang yang bersalah adalah orang yang bertaubat. Proses taubat pada umumnya yakni dengan permintaan dan pemberian maaf. Bila kita mempunyai kesalahan kepada Allah SWT proses taubat kita dengan mengucapkan istighfar. Begitu pula dengan sesama manusia bila kita punya salah wajibnya meminta maaf. 

   Realita di masyarakat yang diperebutkan mayoritas adalah berebut benar, bukan saling mengalah ataupun mengaku dirinya bersalah. Muncullah pertanyaan lebih berat mana antara meminta maaf dengan memberi maaf ? Dari pertanyaan tersebut pastilah berbeda jawaban dan pemahaman dalam menyikapi dua hal tersebut. Bila posisi kita sebagai pelaku pemberi maaf biasanya rata-rata dari kita tidak sepenuhnya dalam memaafkan kecuali ada satu dua orang yang mempunyai sikap rendah hati dan husnudzon. 

   Sedang bila kita diposisi orang yang bersalah biasanya bagi yang lebih mementingkan egonya tidak mau meminta maaf kecuali bila ia memang benar benar sadar akan kesalahannya. Tidak ada manusia yang sempurna, maka marilah saling memaafkan. 

4 komentar:

Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara

            Senin, 31 Juli 2023 Guru Pendidikan Agama Islam mengikuti Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara di aula SMP Darul Faqih In...