Saat menerima ni'mat maupun musibah yang diberikan Allah sikap kita seyogyanya ada dua yakni bersyukur dan bersabar. Dua sikap ini idealnya harus bersamaan baik itu menyenangkan maupun tidak menyenangkan. Kebanyakan dari kita baru bisa salah satu yakni apabila senang bersyukur dan apabila susah kita bersabar. Padahal yang diharapkan adalah bersamaan. Bila dapat suatu kesenangan kita bersyukur dan bersabar. Begitupula hal yang tidak menyenangkan kita juga berusaha bersabar dan bersyukur.
Adapun yang diharapkan daripada mendapat hal yang menyenangkan itu bersyukur dan bersabar adalah bersyukur atas apa yang diberikan Allah sehingga kita senang menerimanya. Kemudian bersabar saat menerima hal yang menyenangkan jangan sampai muncul dari hati suatu sikap kesombongan. Beberapa orang pasti pernah mengalami saat senang lupa bahwa dirinya pernah sengsara sampai meremehkan orang lain. Oleh karena itu kita wajib bersabar atas pemberian yang membuat hati kita senang.
Berikutnya saat menerima musibah dan ujian juga sama kita wajib bersabar dan bersyukur. Tentulah ada yang bertanya, kenapa kita mendapat musibah perlu bersyukur ? Iya, kita perlu bersyukur karena Allah masih menyayangi kita. Banyak orang yang diangkat derajatnya oleh Allah sebab mereka diberi ujian, musibah masih bersyukur. Bersyukur ketika menerima ni'mat itu semua orang bisa, tetapi bersyukur atas musibah yang sedang diterimanya itu tidak banyak orang yang dapat memilikinya.
Kalimat syukur dan sabar sepertinya mudah kita ucapkan. Tetapi dalam pengamalan dalam kehidupan sehari-hari tidaklah mudah. Terkadang orang yang sudah dibantu orang lain sering lupa untuk berterima kasih. Kemudian orang yang ditimpa musibah tidak bersabar namun keluh kesah yang dialaminya. Dalam kitab suci Al Quran ditegaskan bahwa memang orang bersyukur itu hanyalah sedikit saja dan Allah bersama orang-orang yang sabar. Bila kita memang ingin bersama Allah, maka marilah berusaha bisa bersabar dan bersyukur dalam kondisi suka maupun duka. Tidak ada manusia yang sempurna pastilah mempunyai kekurangan, semoga kita semua dijadikan manusia yang pandai bersyukur dan bersabar. Aaamiin.
Malang, 18 Oktober 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar