Pagi jumat yang cerah setelah semalam diguyur rintik-rintik hujan. Kegiatan kerja bakti di depan kantor desa Jatisari bersama masyarakat akan segera dimulai. Satu persatu orang berdatangan dengan membawa alat galinya masing-masing. Memang ada undangan untuk kegiatan ini, tidak semua warga mendapatkannya. Sebagai bentuk bakti masyarakat kepada pemerintah desa dengan penggalian lubang saluran air.
Berbeda dengan desa-desa yang lainnya saat ada program bantuan sosial tunai, di desa ini masyarakat yang mendapat kuota bantuan diminta untuk memberikan sumbangsihnya. Bentuk sumbangsih itu berupa ikut serta penggalian saluran air. Ada yang mengatakan kerja bakti seperti ini dengan istilah gerakan yakni gerakan bersama-sama menggali lubang saluran air. Ada beberapa sisi positif dari kerja bakti yakni yang pertama meningkatkan sifat dan sikap sosial kemasyarakat. Dengan ikut kerja bakti akan berinteraksi dengan orang lain. Ada pula yang datang hanya diam, tidak mengerjakan apapun karena yang dituju hanya satu uang.
Yang kedua dapat mengeluarkan penyakit. Melalui kerja bakti keringat kita akan keluar. Seperti pada masa saat ini yang dijaga ada kesehatan. Bila keringat jarang dikeluarkan maka penyakitlah yang akan datang. Seperti yang tertulis diatas kegiatan ini dikatakan juga gerakan, sehingga harus bergerak. Dengan bergerak menggali lubang tubuh kita akan berkeringat dan mengeluarkan penyakit.
Yang ketiga menghindari rasa sombong. Selain daripada dekat dengan masyarakat dan bentuk olahraga, maka kerja bakti dapat menghindari dari sifat sombong. Terkadang orang tidak mau ikut kegiatan sosial seperti kerja bakti, karena ia merasa lebih daripada orang lain. Dengan ikut kerja bakti maka tidak akan kelihatan orang yang mempunyai harta lebih dan kurang. Sebab ia harus mebyesuaikan dengan pakaian yang dikenakannya. Tidak mungkin orang kaya yang ikut kerja bakti mengenakan pakaian bagus.
Semoga sedikit cerita tentang hikmah kerja bakti dapat membawa manfaat. Dikarenakan setiap manusia tak lepas dari orang lain yang pastinya kita akan membutuhkan suatu saat. Sehingga kegiatan sosial seperti kerja bakti memang seyogyanya dapat diperhatikan dan dilaksanakan dengan ikhlas bakti tanpa adanya kecemburuan sosial. Semua orang akan melakukan sesuai kemampuannya dan orang lain wajib untuk memahami dan memaklumi.
Malang, 16 Oktober 2020

Tidak ada komentar:
Posting Komentar