Pagi cerah yang menyinari bumi di minggu awal bulan november. Sebagaimana rutinitas yang dilakukan adalah pengajian yang disampaikan oleh KH Musyafa Asady. Beliau adalah pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ulum 2 yang ada di Kidul Ndalem Kota Malang. Pengajian ini bertempat di Masjid Jami Al Ikhlas Kebonagung Kecamatan Pakisaji Malang. Ada beberapa poin yang beliau sampaikan dalam pengajian rutin ini, yakni :
1.Dengan peringatan maulid nabi bertambahnya mahabbah kepada Rosul
Banyak orang yang tak menyadari bahwa dengan pelaksanan maulid nabi kita akan mendapat keberkahan. Sehingga saat pembacaan sholawat nabi hanya asal - asalan. Semampang dalam bulan Robiul Awal ini kita khusukan saat pembacaan sholawat. Melalui maulid Nabi bacaan sholawat yang dilantunkan maka akan bertambah kecintaan kepada Rosul.
2. Energi cinta yang luar biasa
Saat orang yang dicintai merasa diperhatikan maka kita akan tumbuh semangat dalam hati kita. Semangat itulah yang disebut energi cinta. Energi yang mengerakkan hati dan anggota tubuh dalam pelaksanaan aktivitas apapun terutama saat maulid Nabi.
3. Dosa yang disiksa saat dikubur adalah namimah dan tidak menjaga kencing.
Dua maksiat yang tergolong dosa besar sampai di kubur disiksa adalah Namimah dan tidak menjaga kencing. Adapun yang dimaksud namimah adalah adu domba. Pada masa - masa seperti ini perlu hati - hati dalam bermedia sosial. Karena bila tidak kita bisa di adu domba dengan adanya kabar yang belum tentu benar tidaknya. Yang kedua penyebab orang disiksa dikubur adalah tidak bisa menjaga saat buang air kecil atau kencing. Dengan menjaga air kencing agar pakaian kita tetap suci berarti kita bisa menjaga ibadah kita. Hal ini disebabkan syarat sah utama dalam beribadah adalah suci dari hadats dan najis.
Pakisaji, 01 November 2020

Sip
BalasHapusMatur nuwun
BalasHapus