Permintaan dari tingkat bawah pada yang lebih tinggi termasuk disebut doa. Doa sebagaimana sabda Nabi Muhammad adalah inti ibadah. Ibadah umat Islam terutama sholat lima waktu dengan diawali takbirotul ihrom dan diakhiri salam. Seluruh rangkaian sholat tersebut adalah doa dan memuji Allah.
Doa secara tidak langsung kita sudah menyebut nama Allah. Sehingga ada satu keuntungan bila kita menyertakan doa dalam aktivitas kita. Yakni supaya syaitan tidak ikut campur dalam aktivitas kita. Contoh saat makan, bila sebelum makan kita membaca doa dipastikan makanan yang kita makan menjadi barokah.
Doa itu penting sebagai ritual percaya kepada Tuhan. Melalui berdoa kita sudah percaya adanya Tuhan Yang Maha Kuasa yakni Allah subhanahu wata'ala. Serumit apapun masalah namun bila kita masih mau berdoa dipastikan Allah akan memberi solusi atau jalan keluar.
Adanya permasalahan kemudian belum bisa memecahkan akhirnya berkeluh kesah dalam bahasa jawa dikenal dengan sambat. Keluh kesah dengan bahasa akrab curhat sudah melekat di masyarakat. Keluh kesah atau curhat yang terbaik adalah kepada Allah bukan pada sesama manusia. Tetapi keluh kesah kepada Allah tidak boleh berlebihan. Berlebihan dalam curhat kepada Allah diartikan sebagai sampai merasa cukup doa yang dipanjatkan. Karena sudah merasa cukup sampai putus asa.
Tidak boleh menyerah dalam berdoa. Karena Allah punya cara mengijabah sendiri. Tidak harus apa yang kita minta harus seketika dikabulkan. Sehingga dalam Al Quran Allah mengingatkan kepada kita yang artinya kemungkinan apa yang kita anggap bagus tetapi buruk bagi kita. Dan kemungkinan apa yang kita anggap jelek ternyata baik bagi kita.
Sebenarnya permintaan kita kepada Allah adalah subjektif pengijabahannya. Hal ini dikarenakan belum murni dari hati tulus kita. Dalam diri masih tercampur maksiat dan dosa. Oleh karena itu salah satu adab berdoa diawali dengan istighfar dan syahadat.
Melalui istighfar kita minta dosa kita diampuni. Kemudian dengan syahadat iman kita secara tidak langsung bertambah yaqin dan kuat.
Mari kita berdoa sebagai sarana bertaqorrub kepada Allah. Bertaqorrub dengan artian mendekatkan diri kepada Allah. Bila kita sudah berusaha mendekat in sya Allah segala permasalahan akan ada solusi. Semoga bermanfaat.
Malang, 7 Februari 2021
Santri PPAI Nurul Hikmah
Anggota GGM Nusantara Unira
Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji

Tidak ada komentar:
Posting Komentar