Tatkala adzan saat sholat Ashar telah berkumandang. Namun rintikan hujan mulai turun dari langit dengan mendung memadati langit. Anak - anak santri dengan bersemangat tetap berangkat menuju TPQ tempat mereka mengaji. Ya mengaji untuk bekal masa depan yang lebih baik lagi.
Tantangan pendidikan masa sekarang sangatlah sedang diuji. Apalagi dengan adanya masa pandemi terhitung sejak bulan maret lalu sampai sekarang. Pro kontra di masyarakat terkait pencegahan covid dengan mengurangi kerumunan bermunculan. Terutama kegiatan anak - anak mengaji. Sebagian orang tua santri berpendapat sekolah sudah daring tapi untuk mengaji diusulkan tetap masuk.
Sebagai kepala madrasah dengan berbagai pertimbangan memutuskan untuk memasukan santri mengaji. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, santri memakai masker dan datang langsung mengaji dan terus pulang. Proses yang tidak seperti biasanya, diharapkan tidak terjadi kerumunan.
Meski demikian semangat anak - anak santri tetap dan orang tua mendukung. Walau hujan dan masa pandemi, demi masa depan juga sebagai tabungan akhirat. Karena anak yang sholih dan sholihah yang menjadi harapan orang tua. Semoga kita termasuk birrul walidain yakni anak yang patuh kepada orang tua. Begitu pula semoga putra putri kita dijadikan generasi Qur'ani kelak akan mendoakan kita bila sudah di alam barzakh. Aaamiin.
Malang, 3 Februari 2021
Santri PPAI Nurul Hikmah Kebonagung
Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji
Mahasiswa Pasca sarjana UNIRA

Barakallah.
BalasHapusAaamiin
HapusSemoga Allah selalu memberikan kemudahan dan kelancaran untuk menjadi hamba hamba yang taat kepada Nya...
BalasHapusAaamiiin
Hapus