Setiap
manusia yang terlahir di muka bumi ini pastilah mempunyai nama. Nama sebagai
panggilan ataupun nama untuk resmi tertulis di surat kelahiran. Bagaimana jadinya
kalau ada manusia yang tanpa nama. Orang pun akan memanggil kebingungan. Kalau orang
jawa mungkin sudah familiar saat kita tidak tahu nama seorang anak bila anak
itu laki – laki pasti kita panggil dengan sebutan le. Kemudian bila anak itu
perempuan kita panggil dengan ndok.
Sebagian
orang mungkin ada yang beranggapan apa arti sebuah nama. Sehingga mereka
menghina ataupun meremehkan orang yang mempunyai nama tersebut. Tapi tetap kita
belajar untuk menghargai nama orang tersebut. Saat kita menghargai orang lain
kita pun akan dihargai orang lain.
Nama
adalah sebuah pemberian. Seorang anak yang mendapat pemberian nama dari orang
tuanya. Pada umumnya bayi lahir langsung diberi nama oleh orang tuanya. Orang tua
tidak sembarangan dalam memberi nama anak – anaknya. Hal ini dikarenakan nama
adalah sebuah doa bagi yang diberikan nama tersebut.
Ironinya di masyarakat ada yang mempunyai nama bagus tetapi terkena kasus kriminal. Sebut saja narapidana yang ada di rumah tahanan idak ada nama yang jelek. Mereka kurang mensyukuri dari nama yang diberikan orang tuanya.
Penulis pernah mendapat nasehat dari seorang guru yang telah meninggal dunia. Beliau mengungkapkan nama itu wajib didoakan dan dibacakan al fatihah. Tak hanya mendoakan orang lain. Diri sendiri juga wajib didoakan dibacakan al fatihah agar senantiasa mendapat petunjuk dan pertolongan dari Yang Maha Kuasa. Semoga bermanfaat. Aaamiiin
Malang,
22 Maret 2021

Tidak ada komentar:
Posting Komentar