Siapa yang tak kenal dengan buat status di whatsapp. Hampir setiap orang faham akan hal ini. Namun yang menjadi renungan kita bagaimana menjadi pelaku share status dan penerima atau pembaca status yang bijak.
Sebagai pelaku pembuat status ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama niat membuat status. Tidak hanya sekedar membuat status, maka harus ditata niatnya. Niat yang baik pada umumnya dalam berbagi status adalah berbagi kebaikan. Ingat yang dibagi adalah hal baik bukan info hoax.
Yang kedua pelaku share status juga melihat siapakah yang akan membaca status kita. Mungkin istilah ini lebih akrab dengan privasi atau dirahasiakan kepada beberapa orang. Tidak semua orang boleh melihat status kita kecuali kalau itu hal umum. Yang ketiga perhatikan yang dishare. Tidak semua yang kita alami dan rasakan kita share. Usahakan hal yang menyenangkan bagi kita. Kemudian menjauhi share hal yang negatif atau kesusahan kita.
Sebagai pembaca status apa yang sebaiknya kita lakukan. Ada beberapa hal dalam menyikapi saat kita membaca status orang lain, yang pertama kendalikan fikiran kita. Pengendalian fikiran agar bersikap positif. Sering kali kita melihat status orang lain dengan fikiran sinis atau negatif. Hal seperti ini kita buang jauh - jauh.
Yang kedua saat yang dishare orang lain berupa bacaan yang mengandung ilmu usahakan membacanya. Membaca berarti kita sudah memberi ladang pahala bagi penulis, apalagi bisa memberi komentar. Yang ketiga doakan orang yang membuat status. Doa agar senantiasa penbuat status mendapat hidayah dari Yang Maha Kuasa sehingga yang dishare bisa bermanfaat.
Dengan demikian marilah kita menjadi pembuat status dan penerima status yang bijak. Bersikap positif dan selalu menghargai setiap yang dibuat oleh orang lain melalui statusnya. Semoga bermanfaat dan barokah. Aaamiin.
Malang, 03 Januari 2022
Tidak ada komentar:
Posting Komentar