Pengakuan tentang keberadaan seseorang itu sangatlah penting. Begitu pula dengan umat Islam yag perlu dikuatkan keberadaannya. Menurut Almaghfurlah KH Mahmud Zubaidi ada 4 faktor kekuatan yang harus dimiliki umat Islam agar diakui keberadaannya yaitu : Kuat Agamanya, Kuat Ilmunya, Kuat ekonomi dan kuat persaudaraan sesama Islam.
1. Kuat Agamanya
Sebagai umat Islam yang kita perkuat dahulu adalah Agama. Agama menjadi solusi segala masalah sehingga apabila ada permasalahan dalam kehidupan di dunia ini maka segeralah mengoreksi agamanya. Kuat agama disini meliputi 3 hal yaitu aqidah tentang keyakinan kemudian ibadah dan akhlakul karimah.
2. Kuat Ilmunya
Ilmu menduduki urutan setelah agama sehingga setelah yaqin dan melaksanakan ibadah umat Islam wajiblah mencari ilmu. Ilmu disemua bidang ilmu tidak hanya ilmu agama tetapi ilmu yang bersifat umum juga wajib dipelajari. Keseimbangan antara ilmu dunia dan ilmu akherat sangatlah perlu. Apabila hanya mampu salah satu maka akan tertinggal dengan yang lainnya. Nabi Muhammad menyuruh kita mencari ilmu walaupun ke negeri Cina. Hal ini menunjukkan mempelajari ilmu sangatlah penting.
3. Kuat Ekonominya
Selain Ibadah dan Ilmu umat Islam dianjurkan untuk memperkuat perekonomian. Yang dimaksud disini adalah ekonomi wajib dari rezki yang halal. Ada 4 macam pekerjaan yang dapat dilakukan umat Islam yakni Attijaroh (pedagang), Al Ijaroh (Jasa/buruh), Azziroah (Petani) dan Ashinaah (Wirausaha/teknik).
4. Kuat Ukhuwah Islamiyah
Setelah Kuat Agama kemudian Ilmu dan ekonomi yang terakhir adalah persaudaraan sesama muslim. Jangan sampai hanya karena berbeda pilihan kita berpecahbelah. Allah telah melarang kita agar tidak memiliki 4 sifat yaitu hasud, bermegah-megahan, saling membenci dan saling membelakangi. Bila kita bisa menjaga agar dijauhkan dari 4 sifat tercela tersebut maka akan terjalin hubungan sesama muslim yang kuat.
Tulisan asli Almaghfurlah KH Mahmud Zubaidi |
Malang, 26 Desember 2020
Penulis adalah Santri PPAI Nurul Hikmah Kebonagung Pakisaji Malang dan Penyuluh Agama Islam Pakisaji.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar