Sabtu, 20 November 2021

Berhati-hatilah Atas Waktu Yang Sedang Kita Jalani

 



 Ungkapan tentang waktu banyak sekali kita dapatkan. Ada yang berpendapat waktu itu seperti uang. Sehingga harus bisa memanfaatkan agar tidak terbuang sia-sia. Namun tetap ada sebagian orang tidak menggunakan waktunya dengan baik, terlena dalam kemalasannya.

 Nabi Muhammad SAW pernah mengungkapkan tentang waktu, beliau mengibaratkan waktu seperti emas. Emas adalah suatu barang yang sangat berharga, sehingga harus mengisinya dengan baik. Saat kita tidak menggunakan waktu dengan baik maka hakikatnya kita membuang emas tersebut.

  Ada pepatah arab mengungkapkan, waktu seperti pedang. Barang siapa yang dapat menggunakan pedangnya (waktunya) dengan baik maka ia berhasil dalam waktunya. Namun apabila tidak bisa menggunakan waktu dengan baik, maka waktu itu yang akan menghunuskanmu.

 Begitulah sangat berartinya waktu. Oleh karenanya waktu yang sedang kita jalani harus dipergunakan sebaik mungkin. Yang telah kita lewati sudah menjadi sejarah. Kemudian waktu yang belum kita jalani belum tentu kita bisa menjalaninya. Karena tidak ada yang bisa menjamin masa depan kita, kecuali kita bisa membuat rencana dan tawakal kepada Allah disertai ikhtiyar lahir batin agar bisa terlaksana dengan baik.

 Beberapa dari kita, ada yang tidak menghiraukan waktu. Bagaimana pentingnya suatu waktu. Sampai hal terjeleknya adalah menunda pekerjaan karena memastikan pasti bisa mengerjakan di masa yang akan datang. Kita tidak boleh memastikan kegiatan yang akan datang. Dianjurkan dalam agama agar berkata In sya Allah saya akan mengerjakan disertai keniatan mengerjakan.

 Allah menegaskan dalam Kitab Suci Al Qur’an surat Al Ashr yang artinya demi waktu. Sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang – orang yang beriman dan beramal sholih serta saling menasehati mengingatkan dalam hal kebaikan dan sabar. Berangkat dari surat inilah, dapat diambil sedikit renungan bahwa Allah menghubungkan waktu Ashar dengan manusia.

 Waktu ashar adalah waktu menjelang gelapnya alam. Bila dihubungkan dengan manusia, saat manusia sudah tua usianya banyak yang merasa menyesali akan masa mudanya yang tidak bersungguh-sungguh dalam ibadah. Hal ini termasuk kategori kerugian yang amat besar karena tidak menggunakan waktunya dengan baik.

 Marilah kita menggunakan waktu yang sedang kita jalani dengan sebaik mungkin. Waktu lampau yang sudah dilewati tidak akan kembali, tetapi wajib bagi kita mengambil pelajaran dan hikmahnya. Waktu yang akan datang kita harus berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan yang sama dari waktu lalu. Semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang merugi sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

 



Malang, 20 November 2021

Semangat mengisi waktu dengan sebaik mungkin    

 

 


6 komentar:

  1. Mantap... Terima kasih selalu mengingatkan.. Sukses selalu dalam rudhiNya.. Aamiin

    BalasHapus
  2. Jazakumullah ahsanal jaza, mugi panjeenggan juga sukses

    BalasHapus
  3. Balasan
    1. Sami2 Prof mohon doanya supaya bisa tetap semangat

      Hapus
  4. Smg kita bisa memanfaatkan waktu dengan baik

    BalasHapus

Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara

            Senin, 31 Juli 2023 Guru Pendidikan Agama Islam mengikuti Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara di aula SMP Darul Faqih In...