Minggu, 06 Maret 2022

Semangat Untuk Menjaga Hikmah Isro' Mi'roj Nabi Muhammad SAW

 



Saat ini telah memasuki bulan Sya’ban. Namun hal yang terpenting adalah jangan sampai kegiatan atau aktivitas bulan Rojab hanya berlalu begitu saja. Lebih-lebih pada momen peringatan Isro’ Mi;roj Nabi Muhammad SAW yang diperingati kemarin pada tanggal 27 Rojab.

Mungkin sebagian besar umat Islam dapat memperingati Isro’ Mi’roj. Namun tidak banyak yang dapat mengambil hikmah yang kemudian diwujudkan dengan melaksanakan sholat dengan sepenuh hati sesuai  tuntunan. Tuntunan dan ajaran yang telah disampaikan oleh para guru di lembaga pendidikan seperti Sekolah, TPQ dan Madrasah Diniyah maupun Pondok Pesantren.

Hikmah daripada Isro’ Mi’roj yang harus tetap dikenang dan berusaha untuk melaksanakannya adalah sholat. Iya, sholat lima waktu sehari semalam. Sholat wajib tersebut diantaranya sholat subuh, sholat dzuhur, sholat Ashar, Sholat Maghrib dan Sholat Isya’.

Sholat dalam referensi kitab fiqih Fathul Muin dijelaskan bahwa gerakan ucapan yang diawali dengan takbirotul ihrom dan diakhiri dengan salam. Sholat tidak hanya sebagai rukun Islam kedua saja, tetapi dalam Al Qur’an surat Adzariyat Allah menciptakan jin dan manusia mempunyai satu tujuan yakni beribadah (sholat).

Sholat lima waktu tidak membutuhkan waktu berjam – jam, lebih banyak waktu kita untuk selain sholat. Dalam gerakan sholatpun tidak ada yang sifatnya memaksa, semua gerakan sholat santai dan menyehatkan. Sholat merupakan satu bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT Sang Pencipta Segala-galanya. Dan sholat yang nantinya ditanya pertama kali saat manusia di padang mahsyar pada proses penghitungan amal.

Begitu pentingnya sholat, bagaimanapun keadaan kita tetap dianjurkan untuk sholat. Dalam ilmu fiqih mengatakan saat sholat tidak mampu berdiri, maka harus duduk. Saat duduk tidak mampu, maka harus berbaring. Ketika berbaring saja tidak mampu maka harus memakai isyarat. Saat sakit bila tidak diperkenankan untuk tersentuh air maka memakai debu disebut tayamum. Kemudian bila tidak mungkin dengan wudhu dan tayamum, maka sholatlah hormat waktu.

Marilah kita memperbaiki sholat. Sholat yang hanya sekedar mengerjakan, maka sekarang belajarlah untuk mengetahui ilmu tentang sholat. Ilmu sholat yang meliputi syarat wajib, syarat sah, rukun sholat, hal yang memabatalkan sholat dan lain sebagainya.

Semoga sedikit tulisan ini dapat bermanfaat. Khususnya kepada penulis dan pada pembaca sekalian. Aamiin yaa robbal alamiin.

 

Malang, 7 Maret 2022 M

              4 Sya’ban 1433 H  

      


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara

            Senin, 31 Juli 2023 Guru Pendidikan Agama Islam mengikuti Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara di aula SMP Darul Faqih In...