Saat ini sedang viral istilah investasi bodong. Ketika penulis membaca status wa banyak yang share istilah ini. Kalimatnya kurang lebih seperti ini, ketika anak diberi uang lebaran lalu dititipkan kepada orang tuanya kemudian dikembalikan dua ribuan itulah investasi bodong.
Memang terkadang kita boleh menjadikan hal yang ini tidak serius. Tapi nantinya si anak akan bertanya-tanya. Padahal maksudnya juga baik. Ada satu lagi yang viral, yakni dana kenakalan. Kenapa harus diistilahkan dengan kenakalan? Padahal maksud daripada yang memberikan juga baik.
Oleh karena itu dalam momen hari raya seperti ini, kita harus menjaga apa yang kita ucapkan terlebih dalam hati kita. Benar, dalam hati itu tak nampak. Tapi berawal dari ucapan nantinya akan menjadi kebiasaan.
Hal yang sering kita dengar akan hafal dengan sendirinya tanpa dihafal. Misal dalam agama tentang bacaan al fatihah. Secara tidak sengaja kita bisa hafal karena sering dibaca dan didengar. Begitu pula dengan kata-kata yang sedang viral. Kalau tidak dikendalikan maka akan menghantam sopan santun.
Pengendalinya ada diri kita sendiri. Orang lain akan mengingatkan. Kita harus bisa memilah dan memilih mana yang kalimat pantas digunakan untuk sejawat dan mana yang lebih tua. Jangan sampai kita sama ratakan dan pada akhirnya tidak sopan terjadi.
Semoga sedikit tulisan ini dapat bermanfaat. Khususnya bagi diri pribadi penulis dan umumnya kepada pembaca sekalian. Mari kita jaga diri kita agar tumbuh sikap sifat sopan santun kepada sesama manusia.
Malang, 7 Mei 2022

Tetap semangat dlm berkarya dan berbagi kebaikan
BalasHapusMatur nuwun
Hapus