Jumat, 04 Februari 2022

Persiapan Menuju Romadhon Dengan Doa Awal Rojab

 


Saat ini sebagian umat Islam sedang menjalankan ibadah puasa sunah.  Tepatnya puasa sunah awal Rojab. Memang tidak seluruhnya berpuasa.  Hal ini dikarenakan antara tingkat pengetahuan dan kemauan dalam bidang ibadah masih minim. 


Seorang Muslim menjalankan ibadah dengan berbagai landasan alasan.  Begitu pula sebaliknya yang tidak mengerjakan juga berbagai alasan.  Terpenting dari itu semua adalah tidak saling menyalahkan dan seharusnya saling menghormati satu sama lain.  


Memasuki bulan Rojab memang salah satu kesunahannya dengan berpuasa.  Selain puasa masih ada ibadah lainnya seperti memperbanyak membaca istighfar, shodaqoh dan lain sebagainya.  Hal ini sebagai upaya mempersiapkan diri memasuki bulan suci Romadhon.  


Nabi Muhammad mengajarkan kepada para sahabat ketika datang bulan Rojab dengan membaca doa.  Doa yang artinya Ya Allah berikan barokah kepada kami di bulan Rojab dan Sya'ban serta sampaikan kami di bulan Romadhon.  Doa ini oleh masyarakat Nahdliyin biasa dibaca dengan lagu setelah adzan di masjid dan musholla.  


Sebagai persiapan memasuki bulan Romadhon sejak bulan Rojab kita sudah diajarkan untuk berdoa.  Oleh karena itu, marilah kita mulai menata segalanya dari fisik dan niat serta senantiasa berdoa agar usia kita sampai di bulan Romadhon.  Aaamiiin. 



Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji 

Kabupaten Malang Jawa Timur

Malang,  4 Februari 2022

                2 Rojab 1433 H




 


Jumat, 21 Januari 2022

Penyuluh Agama Islam Bergerak Dalam Kordinasi Bersama Penyuluh Pakisaji Dan Wagir

 


Pada hari Jum’at, 21 Januari 2022 Penyuluh Agama Islam Pakisaji dan Wagir melaksanakan kordinasi bersama. Kordinasi ini dimulai pada pukul 13.30 WIB, bertempat di Kantor Urusan Agama Kec. Wagir.

Acara dibuka oleh Penyuluh Agama Islam Kec. Wagir dengan membaca surat Al Fatihah. Acara berikutnya dilanjutkan dengan pembacaan istghosah oleh Bapak Akbar Wicaksono dari Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji.

Setelah pembacaan istighosah, sambutan – sambutan sebagai acara ketiga. Sambutan yang pertama oleh Penyuluh Agama Islam Kec. Wagir. Dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji yang telah datang dengan anggota lengkap dalam memenuhi undangan dari wagir. Kemudian beliau menyampaikan maaf apabila dalam memberi penghormatan ada yang kurang berkenan.

Sambutan yang kedua disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji. Dalam sambutannya Bapak Abbas menyampaikan terima kasih dan maaf kepada Penyuluh Agama Islam Kec. Wagir sehingga dapat menerima dengan baik kedatangan Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji.

Setelah sambutan – sambutan, acara dilanjutkan dengan pembinaan dan kordinasi. Kordinasi disampaikan oleh Bapak Kyai Marsidi,M.Pd sebagai Penyuluh Agama Islam Fungsional Kecamatan Wagir dan Pakisaji. Adapun rangkuman daripada pembinaan Bapak Marsidi sebagai berikut :

1.      Pelaporan kinerja Online melalui E-PAI

2.      Pertemuan dan pembinaan PAH KAWEDANAN hari Rabu 26 jam 8 bersama Bpk KEMENAG

3.       Penyuluh diharapkan mensosialisasikan WAKAF kepada masyarakat.

4.      Kegiatan Kampung Moderasi Tgl 9-10 Maret 2022. Diharapkan keikutsertaan setiap penyuluh

5.      Keaktifan media sosial dalam kegiatan Penyuluhan untuk menunjukkan intensitas kinerja.

6.      Memperluas wilayah kegiatan penyuluhan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

7.      Untuk Laporan Ofline paling lambat setiap Tgl 2 pada setiap bulan dan di sertakan Absensi manual dimulai bulan Februari 2022

 

Doa yang disampaikan Ust Alvan sebagai penutup acara kordinasi dan pertemuan kedua oleh Penyuluh Agama Islam Pakisaji dan Wagir. Semoga bermanfaat dan tetap solid dalam mengemban amanah. Aaamiin.

 

Jum’at, 21 Januari 2022


Berdakwah di Media Sosial Dengan Bijak

 


Siapa yang tak kenal dengan buat status di whatsapp. Hampir setiap orang faham akan hal ini. Namun yang menjadi renungan kita bagaimana menjadi pelaku share status dan penerima atau pembaca status yang bijak. 


 Sebagai pelaku pembuat status ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Yang pertama niat membuat status. Tidak hanya sekedar membuat status, maka harus ditata niatnya. Niat yang baik pada umumnya dalam berbagi status adalah berbagi kebaikan. Ingat yang dibagi adalah hal baik bukan info hoax. 


 Yang kedua pelaku share status juga melihat siapakah yang akan membaca status kita. Mungkin istilah ini lebih akrab dengan privasi atau dirahasiakan kepada beberapa orang. Tidak semua orang boleh melihat status kita kecuali kalau itu hal umum. Yang ketiga perhatikan yang dishare. Tidak semua yang kita alami dan rasakan kita share. Usahakan hal yang menyenangkan bagi kita. Kemudian menjauhi share hal yang negatif atau kesusahan kita. 


 Sebagai pembaca status apa yang sebaiknya kita lakukan. Ada beberapa hal dalam menyikapi saat kita membaca status orang lain, yang pertama kendalikan fikiran kita. Pengendalian fikiran agar bersikap positif. Sering kali kita melihat status orang lain dengan fikiran sinis atau negatif. Hal seperti ini kita buang jauh - jauh. 


  Yang kedua saat yang dishare orang lain berupa bacaan yang mengandung ilmu usahakan membacanya. Membaca berarti kita sudah memberi ladang pahala bagi penulis, apalagi bisa memberi komentar. Yang ketiga doakan orang yang membuat status. Doa agar senantiasa penbuat status mendapat hidayah dari Yang Maha Kuasa sehingga yang dishare bisa bermanfaat. 


 Dengan demikian marilah kita menjadi pembuat status dan penerima status yang bijak. Bersikap positif dan selalu menghargai setiap yang dibuat oleh orang lain melalui statusnya. Semoga bermanfaat dan barokah. Aaamiin. 



Malang, 03 Januari 2022

Selasa, 23 November 2021

Semua Bisa Menulis, Maka Jadikan Lebih Bermanfaat




Dunia tulis menulis secara tidak langsung ada di depan kita.  Kemungkinan besar juga kita mengalami juga. Hal ini dibuktikan seringnya kita menulis dichat media sosial berupa whatssapp.  Media inilah yang familiar di masyarakat.  


Menulis dichat hampir semua orang bisa. Karena chat sebenarnya kita sedang  berdialog dengan orang lain.  Namun menulis yang diharapkan tidak hanya sekedar menulis sebagai percakapan. Tetapi menulis sebagai latihan diri kita meninggalkan jejak di dunia maya yang baik.  


Melalui latihan memang dibutuhkan satu proses yang tidaklah sebentar. Bisa berhari-hari melewati godaan malas,  kesibukan dan lain sebagainya. Hal ini dapat dilawan dengan menguatkan tekad dan niat kita menulis. 


Sebagaimana yang disampaikan Prof Ngainun Naim dalam bukunya 40 Kiat Menulis dengan mudah, bahwa tulisan yang baik adalah yang selesai.  Sehingga apabila kita telah melewati godaan tersebut dengan tekad tetapi belum menyelesaikan tulisannya tetap dikatakan belum berhasil.  


Setiap orang dari kecil sudah belajar menulis.  Namun dari proses menulis tersebut dibutuhkan usaha untuk menyelesaikan.  Setelah tulisan jadi dan kita berusaha istiqomah,  maka kita iringi dengan memperbaiki tulisan kita agar lebih baik lagi.  Tetap tulisan harus jadi dahulu. 


Berbagai cara sebenarnya agar tulisan itu jadi.  Ada yang memang malas menulis tetapi ingin tulisannya jadi, satu caranya dengan berbicara di hp kemudian muncul tulisan lalu diedit.  Hal ini pernah disampaikan salah seorang rekan kerja di kantor saat sharing masalah tulis menulis.  


Dengan demikian,  marilah sama - sama menciptakan tulisan. Tulisan yang bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun orang lain.  Tulisan yang secara tidak langsung meninggalkan jejak atau rekaman di dunia ini untuk dibaca generasi penerus. Minimal yang membaca adalah keluarga kita. 



Malang,  23 November 2021

Sabtu, 20 November 2021

Berhati-hatilah Atas Waktu Yang Sedang Kita Jalani

 



 Ungkapan tentang waktu banyak sekali kita dapatkan. Ada yang berpendapat waktu itu seperti uang. Sehingga harus bisa memanfaatkan agar tidak terbuang sia-sia. Namun tetap ada sebagian orang tidak menggunakan waktunya dengan baik, terlena dalam kemalasannya.

 Nabi Muhammad SAW pernah mengungkapkan tentang waktu, beliau mengibaratkan waktu seperti emas. Emas adalah suatu barang yang sangat berharga, sehingga harus mengisinya dengan baik. Saat kita tidak menggunakan waktu dengan baik maka hakikatnya kita membuang emas tersebut.

  Ada pepatah arab mengungkapkan, waktu seperti pedang. Barang siapa yang dapat menggunakan pedangnya (waktunya) dengan baik maka ia berhasil dalam waktunya. Namun apabila tidak bisa menggunakan waktu dengan baik, maka waktu itu yang akan menghunuskanmu.

 Begitulah sangat berartinya waktu. Oleh karenanya waktu yang sedang kita jalani harus dipergunakan sebaik mungkin. Yang telah kita lewati sudah menjadi sejarah. Kemudian waktu yang belum kita jalani belum tentu kita bisa menjalaninya. Karena tidak ada yang bisa menjamin masa depan kita, kecuali kita bisa membuat rencana dan tawakal kepada Allah disertai ikhtiyar lahir batin agar bisa terlaksana dengan baik.

 Beberapa dari kita, ada yang tidak menghiraukan waktu. Bagaimana pentingnya suatu waktu. Sampai hal terjeleknya adalah menunda pekerjaan karena memastikan pasti bisa mengerjakan di masa yang akan datang. Kita tidak boleh memastikan kegiatan yang akan datang. Dianjurkan dalam agama agar berkata In sya Allah saya akan mengerjakan disertai keniatan mengerjakan.

 Allah menegaskan dalam Kitab Suci Al Qur’an surat Al Ashr yang artinya demi waktu. Sesungguhnya manusia dalam kerugian, kecuali orang – orang yang beriman dan beramal sholih serta saling menasehati mengingatkan dalam hal kebaikan dan sabar. Berangkat dari surat inilah, dapat diambil sedikit renungan bahwa Allah menghubungkan waktu Ashar dengan manusia.

 Waktu ashar adalah waktu menjelang gelapnya alam. Bila dihubungkan dengan manusia, saat manusia sudah tua usianya banyak yang merasa menyesali akan masa mudanya yang tidak bersungguh-sungguh dalam ibadah. Hal ini termasuk kategori kerugian yang amat besar karena tidak menggunakan waktunya dengan baik.

 Marilah kita menggunakan waktu yang sedang kita jalani dengan sebaik mungkin. Waktu lampau yang sudah dilewati tidak akan kembali, tetapi wajib bagi kita mengambil pelajaran dan hikmahnya. Waktu yang akan datang kita harus berhati-hati agar tidak melakukan kesalahan yang sama dari waktu lalu. Semoga kita tidak termasuk golongan orang-orang yang merugi sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

 



Malang, 20 November 2021

Semangat mengisi waktu dengan sebaik mungkin    

 

 


Jumat, 19 November 2021

Jiwa Yang Tenang Dengan Banyak Melakukan Sujud

 



Manusia adalah makhluk hidup yang diberi perangkat lengkap oleh Allah SWT. Perangkat tersebut terdiri dari jiwa, akal, dan nafsu. Karena makhluk yang hanya memiliki nafsu adalah hewan. Sedangkan makhluk yang hanya memiliki akal adalah malaikat. Oleh karena itu manusia mempunyai perangkat yang lengkap dalam menjalani kehidupan di dunia ini.  

Setiap manusia yang hidup di dunia ini pastilah yang dicari adalah ketenangan jiwa. Tenang dalam ungkapan lainnya yaitu tentram dan tidak bingung atas kondisi yang sedang dialaminya. Namun yang menjadi perenungan adalah bagaimana menciptakan ketenangan itu sendiri ? 

Tenang tidaklah kita cari dimana, tetapi bagaimana kita menciptakan. Hanya ada satu jawaban dari pertanyaan tersebut, yakni dengan kita memperbanyak sujud kepada Allah SWT. Dikembalikan kepada diri pribadi kita dalam sehari semalam berapa kali kita sujud kepada-Nya. Kemudian saat kondisi apa saja kita ingat pada Allah SWT. 

Ada salah satu nama tim sepak bola yang bisa dikaitkan dalam pembahasan tenang. Tim tersebut adalah AREMA. Nama Tim ini apabila dijabarkan menjadi Ati Rogo Eleng Marang Allah. Ati adalah hati, yang dimaksud rohani. Rogo yakni fisik atau jasmani. Eleng berarti ingat. Marang berarti kepada. Sehingga bila dirangkai menjadi Rohani dan Jasmani ingat kepada Allah. Menjadi kata kunci tenang adalah ingat pada Allah. 

Dalam kitab suci Al Qur'an surat Ar-ro'du telah dijelaskan yang artinya ingatlah dengan dzikir(ingat) kepada Allah hati kita menjadi tenang. Sejalan dengan firman Allah SWT tersebut dapat ditarik kesimpulan melalui ingat kepada Allah hati kita akan tenang. Selanjutnya muncul pertanyaan berapa kalikah kita sebagai umat Islam untuk ingat kepada Allah SWT ? 


Kita tenang karena ingat pada-Nya. Ingat Allah bersama kita. Ingat Allah yang memberi jalan kemudahan. Ingat Allah yang Maha Pengampun atas segala dosa. Ingat bahwa hanya Allahlah yang dapat memberi ketenangan kebahagiaan kita. 


Malang, 19 November 2021 

Senin, 25 Oktober 2021

Sehat Jiwa Raga Melalui Jalan Sehat Hari Santri Tahun 2021

 



Pada tahun 2021 hari santri bertemakan santri siaga jiwa raga. Seiring dengan tema, Pondok Pesantren PPAI Nurul Hikmah Desa Kebonagung bersinergitas dengan Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji dalam memeriahkan hari santri melalui kegiatan Jalan Sehat Bersama Santri. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Ahad, 24 Oktober 2021 dengan peserta santri Pondok dan Madrasah Diniyah Nurul Hikmah.  

Kegiatan ini dimulai tepat pukul 06.10 dengan diawali dengan senam santri bersama. Senam adalah satu aktivitas untuk melemaskan otot – otot kaki dan tangan sebelum jalan sehat. Semua peserta mengikuti dengan khidmat senam santri ini yang dipandu oleh santri Madrasah Diniyah Nurul Hikmah.

Setelah senam seluruh peserta mengikuti acara pembukaan yang dilanjutkan dengan menyanyikan 3 lagu, yakni lagu kebangsaan Indonesia Raya, syubbanul wathon dan mars hari santri. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Pengasuh Pondok Pesantren PPAI Nurul Hikmah Kebonagung Kec. Pakisaji.

Dalam sambutannya KH. Muhammad Hanief selaku Pengasuh Pondok Pesantren PPAI Nurul Hikmah mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangatlah sesuai dengan tema yang diangkat pada hari santri tahun ini. Tidak hanya mengaji yang dilakukan santri tetapi melalui jalan sehat jiwa dan raga akan sehat. Ada salah satu ungkapan di dalam jasmani yang sehat ada akal yang sehat. Sambutan beliau diakhiri dengan pembacaan doa pemberangkatan jalan sehat.

Rute perjalanan tidak lebih dari 5 km karena masuk di jalan – jalan kecil desa Kebonagung. Di tengah perjalanan, dalam rangka ikut serta menyukseskan kegiatan jalan sehat Penyuluh Agama Islam Kec. Pakisaji membagikan konsumsi kepada seluruh peserta jalan sehat. Ust. Saiful Bakri sebagai koordinator kecamatan mengungkapkan kegiatan ini sangatlah efektif dalam menyehatkan jasmani dan rohani. Oleh karenanya pada tahun depan dapat dilanjutkan kerja sama antara Penyuluh dan Pondok Pesantren Nurul Hikmah.

Akbar Wicaksono selaku Kepala Madrasah Diniyah Nurul Hikmah juga menyampaikan bahwa kegiatan jalan sehat ini sudah yang kedua kalinya. Pada tahun 2019 juga sudah dilaksanakan bertepatan pada hari santri yang saat itu didampingi langsung oleh almh. Ning Hj. Maria Ulfah. Kemudian tahun ini dilanjutkan oleh adik beliau yakni Ning Hj. Kholidah Masruroh sebagai dewan pembina Madrasah Diniyah Nurul Hikmah.



Di tengah perjalanan seluruh peserta jalan sehat dihibur game oleh panitia dari Pondok Pesantren Nurul Hikmah. Game atau outbond yang dipandu oleh Idham Fauzan sangatlah membuat peserta dapat menikmatinya dengan canda tawa dalam keseruan game yang diikuti.

Pondok Pesantren PPAI Nurul Hikmah Kebonagung merupakan start dan finish jalan sehat. Setelah peserta sampai lokasi finish langsung dijamu dengan makanan khas santri yakni soto ayam. Semoga kegiatan ini senantiasa memberikan manfaat bagi seluruh peserta dan panitia sehingga di tahun berikutnya dapat dilaksanakan kembali. Melalui jalan sehat jiwa dan raga akan sehat. Aaamiin.  

 

Kebonagung, 24 Oktober 2021

 

  


Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara

            Senin, 31 Juli 2023 Guru Pendidikan Agama Islam mengikuti Penguatan Moderasi Beragama dan Bela Negara di aula SMP Darul Faqih In...